Arti dari nama “LALOSINGI” yang diambil menjadi nama Desa, yaitu terdiri dari dua suku kata dalam bahasa Mekongga yaitu kata Lalo (tempat) dan Singi (buah singi), karena pada zaman dahulu wilayah tesebut memang terdapat banyak sekali pohon singi/ denge (bugis).
Sebagian besar masyarakat Desa Lalosingi berasal dari luar Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu tepatnya dari Provinsi Sulawesi Selatan yang pertama kali datang pada Tahun 1973.
Lalosingi merupakan salah satu nama Dusun yang ada di Desa Keisio dan mekar dari Desa Keisio pada Tahun 2002, dengan luas wilayah 29,9 Km² dan terdiri dari 4 Dusun yang didiami oleh bermacam suku bangsa dengan jumlah Penduduk 514 jiwa.
2 Tahun kemudian dengan status Desa persiapan, tepatnya pertengahan Tahun 2004 berubah status menjadi Desa definitif yang dipimpin oleh Pj.Kepala Desa bernama “Ir. Mustafa” dan menjalankan roda Pemerintahan selama Dua Tahun. Akhir tahun 2006 dilantik menjadi Kepala Desa definitif lewat Proses pemilihan.